Sabtu, 24 Maret 2012

TUGAS KESEHATAN MENTAL

Apakah itu sehat ??? Seperti apakah orang yang sehat itu??? Apakah diri anda sudah sehat??? Hingga bagaimana kah kepribadian mental ??? Mungkin selama ini yang kita ketahui orang yang sehat mental ialah orang yang tidak memiliki penyakit, tidak memiliki catat, maka dari sana tugas kali ini akan menjabarkan sedikit pengertian hingga sejarah akan kesehatan mental.

      1. KONSEP SEHAT BESERTA DIMENSINYA

Konsep sehat yaitu dimana keadaan seeorang tersebut memiliki kesehatan yang baik jauh dari ketidak sempurnaan pada kesehatan jasmani maupun rohani, baik pikiran, emosional, dan spiritual. Kesehatan dalam keadaan sempurna , baik dari fisik, mental maupun sosial, dan tidak hanya terhindar dari berbagai penyakit, cacat, dan penyakit permanen lainnya. Disini dikatakan baik dalam pikiran yaitu seperti dalam akal dan berfikir. Emosional seperti hal kemampuan seseorang dalam hal menanggapi suatu permasalahan dan pengekspresian akan sesuatu hal yang sedang difikirkan atau yang sedang ia pendam. Sedangkan spiritual seperti keagamaan, iman, dan bagaimana seseorang tersebut menempatkan diri dalam kehidupan bermasyarakat. Dimensi kesehatan mental itu terbagi menjadi empat, yaitu:
  • Fisik, dimana seseorang memiliki fisik yang baik dan sehat
  • Mental, dimana secara mental seseorang dapat mengendalikan emosi dan perasaan dalam diri.
  • Sosial, seseorang mampu membaur atau menempatkan diri terhadap lingkungan sosialnya.
  • Ekonomi, seseorang dapat memenuhi dan terpenuhi segala kebutuhan sehari-hari.

  1. SEJARAH PERKEMBANGAN KESEHATAN MENTAL
Sebelum tahun 1600 dan taun 1692 gangguan mental tidak dianggap sebagai sakit.
·         Pada tahun 1600
Masyarakat Amerika menyimpulkan bahwa orang yang mengalami gangguan mental ialah orang yang dirasuki oleh roh-roh yang ada disekitarnya karena mereka dianggap telah melakukan kesalahan dalam menyatakan masalahnya.
·         Pada tahun 1692
Pada era ini masyarakat mendapati pengaruh dari para imigran dari eropa yang beragama nasrani beranggapan gangguan mental itu ialah orang yang terkena sihir dan diguna-guna. Hal ini membuat masyarakat takut dan membenci orang yang dianggap memiliki ilmu sihir.
Berbeda dengan di Eropa, khususnya Inggris, sebelum abad ke-17 orang yang memiliki gangguan mental disamakan dengan para penjahat dan semacamnya sehingga mereka dimasukan ke dalam tahanan.
·         Tahun 1724
Pendeta Cotton Mather mematahkan takhayul yang ada di masyarakat tentu yang berkaitan dengan sakit jwa.
·         Tahun 1812
Benjamin Rush menangani masalah penanganan secara manusiawi untuk menyelesaikan masalah untuk penyakit mental.
·         Tahun 1843
Kurang lebih terdapat 24 rumah sakit memiliki 2.561 tempat untuk menangani penyakit kesehatan mental.
·         Tahun 1908
Clifford Beers menulis buku tentang Found Itself dimana buku ini memiliki visi mengenai gerakan kesehatan mental.
·         Tahun 1909
Sigmund Freud mengajarkan psikoanalisa di Universitas Clark di Worcester.
·         Tahun 1910
Emil Kraepelin pertama kali yang mengambarkan penyakit alzheimer, dan mengembangkan alat tes yang dapat digunakan untuk mendeteksi gangguan epilepsi.
·         Tahun 1918
Asosiasi psikoanalisa membuat aturan bahwa hanya orang yang telah lulus kedokteran dan menjalankan paktek psikiatri yang dapat memilih calon untuk pelatihan psikoanalisa.
·         Tahun 1920-an
Komite Nasional untuk Mental Higiene menghasilkan satu set model undang-undang komitmen yang dimasukan ke dalam aturan beberapa negara.
·         Tahun 1930-an
Psikiater mulai menginjeksikan insulin yang menyebabkan koma dan shock sementara sebagai suatu treatment untuk penderita schizofrenia.
·         Tahun 1936
Agas Moniz mempublikasiakan laporan mengenai lobotomi frontal manusia yang pertama.
·         Tahun 1940-an
Elektroterapi yaitu dengan cara mengaplikasikan listrik tersebut ke otak. Cara ini pertama kali dilakukan di Amerika untuk menangani masalah ganguan mental.
·         Tahun 1947
Fountain House di New York City telah memulai rehabilitas psikiatrik untuk mereka yang sakit mental.
·         Tahun 1950
Telah dibentuk NAMH ( Association of Mental Health ).
·         Tahun 1952
Obat antipsikotik konvensional pertama yaitu Chlorpromazise.
·         Tahun 1960-an
Para media Inggris mengungkapkan akan kesehatan mental dengan menampilkan orang-orang yang pernah mengalami sakit mental agar mereka berbagi akan cerita pada saat mereka mengalami gangguan mental.
Jadi dari tahun 1724 sampai pada tahun 1960-an Gangguan Mental dianggap sebagai sakit atau penyakit.
·         Tahun 1961
Thomas Szasz menyatakan bahwa “sakit mental” sebenarnya tidaklah betul-betul “sakit”, tetapi merupakan tindakan orang yang secara mental tertekan karena harus bereaksi terhadap lingkungan.
·         Tahun 1962
Pada tahun ini terdapat 422.000 jiwa yang mengalami gangguan dan di rumah sakit untuk perawatan psikiatris di Amerika Serikat.
·         Tahun 1970
Pada tahun inilah dimulainya deinstitusional massal.
·         Tahun 1979
NAMH menjadi the National Mental Helath Association (NMHA).
·         Tahun 1980
Pada saat ini munculnya perawatan terencana.
Jadi dari tahun 1961 sampai pada tahun 1980 Gangguan Mental dianggap Sebagai Bukan Sakit. Hingga pada sejarah akan kesehatan mental yang terakhir yaitu melawan diskriminasi terhadap gangguan mental, yang terjadi pada;
·         Tahun 1990
NMHA memainkan peran pentingnya dalam memunculkan Disabilities Act, yang artinya melindungi warga Amerika dari deskriminasi.
·         Tahun 1994
Pada tahun ini diperkenalkan obat antipsikotik atipikal.
·         Tahun 1997
Para peneliti menemukan kaitan genetik pada gangguan bipolar yang menunjukan bahwa penyakit ini diturunkan.

Sumber ;  Hall, Calvin S. & Gardner Lindzey. (1993). Psikologi Kepribadian: Teori-teori Psikodinamik (Klinis). Yogyakarta: Kanisius
Sarwono, Sarlito W. (2009). Pengantar Psikologi Umum. Jakarta: Rajawali Pers
Whitbourne, Susan Kraus. (2010). Psikologi Abnormal: Perspektif Klinis Pada Gangguan Psikologis. Jakarta: Salemba Humanika

KESEHATAN MENTAL

Apakah itu sehat ??? Seperti apakah orang yang sehat itu??? Apakah diri anda sudah sehat??? Hingga bagaimana kah kepribadian mental ??? Mungkin selama ini yang kita ketahui orang yang sehat mental ialah orang yang tidak memiliki penyakit, tidak memiliki catat, maka dari sana tugas kali ini akan menjabarkan sedikit pengertian hingga sejarah akan kesehatan mental.

      1. KONSEP SEHAT BESERTA DIMENSINYA

Konsep sehat yaitu dimana keadaan seeorang tersebut memiliki kesehatan yang baik jauh dari ketidak sempurnaan pada kesehatan jasmani maupun rohani, baik pikiran, emosional, dan spiritual. Kesehatan dalam keadaan sempurna , baik dari fisik, mental maupun sosial, dan tidak hanya terhindar dari berbagai penyakit, cacat, dan penyakit permanen lainnya. Disini dikatakan baik dalam pikiran yaitu seperti dalam akal dan berfikir. Emosional seperti hal kemampuan seseorang dalam hal menanggapi suatu permasalahan dan pengekspresian akan sesuatu hal yang sedang difikirkan atau yang sedang ia pendam. Sedangkan spiritual seperti keagamaan, iman, dan bagaimana seseorang tersebut menempatkan diri dalam kehidupan bermasyarakat. Dimensi kesehatan mental itu terbagi menjadi empat, yaitu:
  • Fisik, dimana seseorang memiliki fisik yang baik dan sehat
  • Mental, dimana secara mental seseorang dapat mengendalikan emosi dan perasaan dalam diri.
  • Sosial, seseorang mampu membaur atau menempatkan diri terhadap lingkungan sosialnya.
  • Ekonomi, seseorang dapat memenuhi dan terpenuhi segala kebutuhan sehari-hari.

  1. SEJARAH PERKEMBANGAN KESEHATAN MENTAL
Sebelum tahun 1600 dan taun 1692 gangguan mental tidak dianggap sebagai sakit.
·         Pada tahun 1600
Masyarakat Amerika menyimpulkan bahwa orang yang mengalami gangguan mental ialah orang yang dirasuki oleh roh-roh yang ada disekitarnya karena mereka dianggap telah melakukan kesalahan dalam menyatakan masalahnya.
·         Pada tahun 1692
Pada era ini masyarakat mendapati pengaruh dari para imigran dari eropa yang beragama nasrani beranggapan gangguan mental itu ialah orang yang terkena sihir dan diguna-guna. Hal ini membuat masyarakat takut dan membenci orang yang dianggap memiliki ilmu sihir.
Berbeda dengan di Eropa, khususnya Inggris, sebelum abad ke-17 orang yang memiliki gangguan mental disamakan dengan para penjahat dan semacamnya sehingga mereka dimasukan ke dalam tahanan.
·         Tahun 1724
Pendeta Cotton Mather mematahkan takhayul yang ada di masyarakat tentu yang berkaitan dengan sakit jwa.
·         Tahun 1812
Benjamin Rush menangani masalah penanganan secara manusiawi untuk menyelesaikan masalah untuk penyakit mental.
·         Tahun 1843
Kurang lebih terdapat 24 rumah sakit memiliki 2.561 tempat untuk menangani penyakit kesehatan mental.
·         Tahun 1908
Clifford Beers menulis buku tentang Found Itself dimana buku ini memiliki visi mengenai gerakan kesehatan mental.
·         Tahun 1909
Sigmund Freud mengajarkan psikoanalisa di Universitas Clark di Worcester.
·         Tahun 1910
Emil Kraepelin pertama kali yang mengambarkan penyakit alzheimer, dan mengembangkan alat tes yang dapat digunakan untuk mendeteksi gangguan epilepsi.
·         Tahun 1918
Asosiasi psikoanalisa membuat aturan bahwa hanya orang yang telah lulus kedokteran dan menjalankan paktek psikiatri yang dapat memilih calon untuk pelatihan psikoanalisa.
·         Tahun 1920-an
Komite Nasional untuk Mental Higiene menghasilkan satu set model undang-undang komitmen yang dimasukan ke dalam aturan beberapa negara.
·         Tahun 1930-an
Psikiater mulai menginjeksikan insulin yang menyebabkan koma dan shock sementara sebagai suatu treatment untuk penderita schizofrenia.
·         Tahun 1936
Agas Moniz mempublikasiakan laporan mengenai lobotomi frontal manusia yang pertama.
·         Tahun 1940-an
Elektroterapi yaitu dengan cara mengaplikasikan listrik tersebut ke otak. Cara ini pertama kali dilakukan di Amerika untuk menangani masalah ganguan mental.
·         Tahun 1947
Fountain House di New York City telah memulai rehabilitas psikiatrik untuk mereka yang sakit mental.
·         Tahun 1950
Telah dibentuk NAMH ( Association of Mental Health ).
·         Tahun 1952
Obat antipsikotik konvensional pertama yaitu Chlorpromazise.
·         Tahun 1960-an
Para media Inggris mengungkapkan akan kesehatan mental dengan menampilkan orang-orang yang pernah mengalami sakit mental agar mereka berbagi akan cerita pada saat mereka mengalami gangguan mental.
Jadi dari tahun 1724 sampai pada tahun 1960-an Gangguan Mental dianggap sebagai sakit atau penyakit.
·         Tahun 1961
Thomas Szasz menyatakan bahwa “sakit mental” sebenarnya tidaklah betul-betul “sakit”, tetapi merupakan tindakan orang yang secara mental tertekan karena harus bereaksi terhadap lingkungan.
·         Tahun 1962
Pada tahun ini terdapat 422.000 jiwa yang mengalami gangguan dan di rumah sakit untuk perawatan psikiatris di Amerika Serikat.
·         Tahun 1970
Pada tahun inilah dimulainya deinstitusional massal.
·         Tahun 1979
NAMH menjadi the National Mental Helath Association (NMHA).
·         Tahun 1980
Pada saat ini munculnya perawatan terencana.
Jadi dari tahun 1961 sampai pada tahun 1980 Gangguan Mental dianggap Sebagai Bukan Sakit. Hingga pada sejarah akan kesehatan mental yang terakhir yaitu melawan diskriminasi terhadap gangguan mental, yang terjadi pada;
·         Tahun 1990
NMHA memainkan peran pentingnya dlam memunculkan Disabilities Act, yang artinya melindungi warga Amerika dari deskriminasi.
·         Tahun 1994
Pada tahun ini diperkenalkan obat antipsikotik atipikal.
·         Tahun 1997
Para peneliti menemukan kaitan genetik pada gangguan bipolar yang menunjukan bahwa penyakit ini diturunkan.

    3. PRIBADI SESEORANG BERKEMBANG MENURUT ERIKSON DAN FREUD

         ERIKSON
Erikson telah mengemukakan bahwa perkembangan itu berlangsung melalui tahap-tahap dimana seluruh tahap tersebut ada delapan tahap. Keempat tahap yang pertama terjadi pada masa bayi dan masa kanak-kanak, tahap kelima pada adolesen, dan ketiga tahap saat dewasa dan pada saat usia tua. Erikson berpendapat bahwa tekanan khusus diletakan pada masa adolesen karena pada masa tersebut terjadi peralihan dari kanak-kanak ke dewasa. Dalam buku yang digunakan Erikson menyimpulkan ada 8 versus menurutnya dalam perkembangan dalam kepribadian, yaitu;
o   Kepercayaan Dasar versus Kecurigaan Dasar
o   Otonomi versus Perasaan Malu dan Keragu-raguan
o   Inisiatif versus Kesalahan
o   Kerajinan versus Inferioritas
o   Identitas versus Kekacauan Identitas
o   Keintiman versus Isolasi
o   Generativitas versus Stagnasi
o   Integritas versus Keputusasaan

·         FREUD
Freud mengakatakan bahwa kepribadian berkembang sebagai respon terhadap empat sumber tagangan pokok, yaitu:
o   Proses-proses pertumbuhan fisiologis
o   Frustasi-frustasi
o   Konflik-konflik
o   Ancaman-ancaman
Identifikasi dan pemindahan diartikan sebgai dua cara yang digunakan individu untuk belajar mengatasi frustasi-frustasi, konflik-konflik, dan kecemasan-kecemasan. Dalam Identifikasi anak mengidentifikasikan dirinya dengan orantuanya, karena pada pehamahaman atau pandangan anak tersebut orangtua tampak maha kuasa. Ketika anak bertambah besar disaat itulah anak sedah dapat menemukan orang lain yang prestasinya lebih sejalan terhadap hasrat mereka untuk diidentifikasi.Identifikasi juga merupakan cara dimana orang dapat memperoleh kembali suatu objek yang telah hilang sebelumnya. Pemindahan disini jelaskan apabila objek asli yang dipilih insting tidak dapat dicapai karena adanya rintangan dari luar maupun dari dalam. Freud mengatakan bahwa perkembangan peradaban dimungkinkan oelh pengekangan terhadap pemilihan objek primitif dan pengalihan energi insting kesaluran yang dapat diterima oleh masyarakat dan secara kultural kreatif. Freud mengemukakan bahwa tahap-tahap perkembangan tersebut melalui beberapa tahap seperti tahap oral, tahap anal, tahap phalik, dan yang terakhir tahap genital.

4.        4. APA ITU KEPRIBADIAN SEHAT ?

Seseorang dikatakan suatu pribadi yang sehat berarti orang tersebut telah memiliki kesehatan secara menyeluruh, baik dalam diri maupun dari luar diri. Pribadi yang sehat yaitu pribadi yang memiliki tingkah laku yang baik dan normal. Bukan hanya sekedar dari hal tersebut saja tetapi dari banyak hal, seperti cara kita mengakpresiasikan sebuah emosi yang ada dalam diri kita, tingkah laku kita didalam masyarakat, hingga pada kebiasaan cara hidup kita. Kadang di kehidupan kita sehari-hari banyak kita temui masyarakat yang sering bertingkah laku aneh di mata kita, contohnya mereka sering tiba-tiba marah secara meledak-ledak dan tiba-tiba tenang kembali, secara jasmani mereka memang terlihat tidak memiliki penyakit atau sedang depresi dan sebagainya, akan tetapi hal tersebut tetap saja masuk dalam kategori kepribadian yang tidak sehat, sebab mereka tidak dapat bersikap maupun mengontrol emosi dalam jiwa dengan baik.
Sumber ;  Hall, Calvin S. & Gardner Lindzey. (1993). Psikologi Kepribadian: Teori-teori Psikodinamik (Klinis). Yogyakarta: Kanisius
Sarwono, Sarlito W. (2009). Pengantar Psikologi Umum. Jakarta: Rajawali Pers
Whitbourne, Susan Kraus. (2010). Psikologi Abnormal: Perspektif Klinis Pada Gangguan Psikologis. Jakarta: Salemba Humanika

Selasa, 03 Januari 2012

Pengaruh Internet Terhadap Para Anak Didik

       Apabila kita lihat secara sekilas apa saja manfaat Internet untuk kalangan anak didik hingga para mahasiswa tentu sangat membantu mereka dalam hal belajar. Akan tetapi sangat disayangkan apabila hal tersebut disalah pergunakan oleh para anak didik tersebut. Dengan adanya Internet ini para anak didik diharapkan dapat semakin dapat berperan aktif dalam kelangsungan proses belajar mengajar, dan juga dalam setiap mencari informasi yang berhubungan dengan tugas masing-masing. Cukup banyak permasalahan-permasalahan yang terjadi pada kalangan anak didik ini, seperti menurunnya prestasi belajar, menurunnya semangat dalam belajar terutama pada saat didalam kelas. 
           Para kalangan masyarakat banyak beranggapkan bahwa anak didik tersebut mengalami hal tersebut karena menyalah gunakan penggunaan internet, mereka menjadi lebih optimis terhadap layanan-layanan yang tersedia didalamnya misalnya, game online, dan video atau film yang lebih menunjukan kesan pornonya, dimana hal tersebut lah yang membuat para anak didik menurun prestasinya dalam kelas. Sayang sekali hal tersebut kurang tepat, karena pada sebuah penelitian hasilnya yakni tidak sepenuh peranan kesiapan dan kecenderungan akan ketergantungan pada internet yang mempengaruhi pada prestasi belajar dan kesiapannya, disini dihasilkan hanya 4,20% saja akan pengaruh ketergantungan pada internet yang dapat mempengaruhi kesiapan dan prestasi belajar, sedangkan 95,80%  peranannya di lakukan oleh variabel-variabel lain yang dapat mempengaruhi belajar. 
       Dapat kita lihat faktor apa saja yang lebih dominan yang dapat mempengaruhi pada prestasi belajar, yaitu faktor internal yang meliputi Fisiologis dan Psikologis seseorang dan ada faktor Eksternal yang meliputi lingkungan dan kondisi di sekitar seseorang tersebut. Faktor fisiologis tersebut lebih kepada kesehatan pada anak tersebut, baik dari fit nya tubuh maupun akan faktor lain seperti kejelasan mata melihat, sedangkan psikologis ini merupakan lebih pada kondisi psikologis orang tersebut, seperti intelegensi, motivasi belajar, minat, kemandirian, dan keadaan emosi seseorang tersebut. Selain itu pengaruh lingkungan anak itu sendiri dapat lebih kita lihat dari lingkunga keluarga yang paling utama, dimana jika anak selalu mendapatkan dukungan, pujian yang tidak berlebihan, dan dorongan dalam belajar tentu anak didikpun akan dapat mengasilkan prestasi yang baik, kecuali sebaliknya.
      Sedangkan dari lingkungan lainnya yaitu dari lingkungan teman, hingga masyarakat disekitarnya, jika seseorang salah bergaul atau salah memilih seorang teman tentu ini sangat berpengaruh pada prestasinya, dan apabila masyarakat disekitarnya sering mengucilkan dirinya tentu ini sangat berpengaruh dalam psikis seseorang tersebut, karena hal tersebut dapat mempengaruhi bawaan dirinya.Jadi segala faktor yang mempengaruhi prestasi pada anak didik bukanlah semat-mata karena ketergantungan terhadap internet, melinkan juga karena faktor diatas. 



          
sumber: http://research.mercubuana.ac.id/proceeding/Didin_111-120.pdf

Minggu, 27 November 2011

Manfaat Terapi Tertawa Bagi Kesehatan Manusia

Mungkin ini sudah tidak asing lagi untuk kita denar, apalagi akhir-akhir ini terapi tertawa ini sedang banyak dibicarakan di lingkungan kita, baik lewat koran, berita, hingga internet. Tugas kali ini saya memilih tema ini, karena menurut saya hal ini cukup unik. 
Sebelumnya saya akan sedikit mengulas manfaat Teknologi Internet ini terhadap Psikologi. Manfaat teknologi internet ini sangatlah luas, salah satunya yakni Psikologi. Dalam Psikologi kegunaan dan manfaatnya yakni dapat dijadikan sebagai media untuk mencari peluang bisnis, seperti menyediakan konsultasi online salah satunya. Dimana kita tidak perlu repot-repot datang jauh-jauh ke Psikolog atau ke Psikiater. Hal ini tentu mempermudah masyarakat. Selain itu juga dapat menjadi suatu pengetahuan yang praktis bagi para masyarakat apa saja sih kegunaan dan manfaat Ilmu Psikologi tersebut.

TERAPI TERTAWA
Benarkah tertawa ini dapat menghilangkan stres dan penyakit??? Apakah anda sadar ketika anda stres anda jarang bahkan tidak pernah sama sekali untuk tertawa, atau bahkan untuk tersenyum anda tidak pernah? Dan sadarkah anda ketika anda sedang sakit anda tidak pernah tersenyum, tentu bukan senyum yang terpaksa, melainkan senyum yang dari lubuk hati paling dalam. Stres yang berkepanjangan akan menurunkan sistem kekebalan tubuh kita, dan jika hal tersebut terjadi secara berkelanjutan maka dampaknyaKanker hingga Stroke, pasti anda tidak ingin diusia anda yang muda ini sudah memiliki penyakit seperti itu.Escape From Stress (EFS) merupakan metode yang sering digunakan belakangan ini. Program yang telah dikembangkan oleh EFS antara lain ; " teknik relaksasi, latihan pernafasan dada dan perut, meditasi medis dan yang tidak ketinggalan yakni terapi tertawa". Beratnya beban dan tanggungan hidup salah satu alasan yang sering muncul ketika orang mengalami stres. Tertawa sesungguhnya memiliki dampak yang sangat positif untuk mental seseorang, maka dari itu sajian lawak yang sering ada dalam televisi merupakan salah satu sajian yang terbaik. Apalagi di Indonesia, banyak sekali kita temui sajian yang bertema lawak. Dalam dunia Psikoterapi tertawa dapat digunakan untuk terapi tertawa yang dilakukan tahap demi tahap. Terapi tertawa yang dilakukan selama 5 sampai 10 menit ini dapat merangsang pengeluaran endorphine dan serotonin sejenis morfin alami tubuh dan juga metanonin, hal ini dapat mengurangi stres. Karena zat ini sangat baik untuk otak sehingga kita dapat merasa lebih tenang. Terapi tertawa ini memang sangat mudah dilakukan, tetapi jangan salah dengan hasil yang didapatkan, contohnya saja terapi tertawa ini dapat menyembuhkan orang yang gangguan mental karena stres yang berat. 
Dari uraian diatas dapat disimpulkan pula psikologi tertawa ini dapat berdampak baik, antara lain :
  • Tertawa dapat mengurangi tingkat stres tertentu dan menumbuhkan hormon penyeimbang yang dihasilkan ketika stres.
  • Tertawa dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, karena dapat menyeimbangkan komponen sistem kekebalan tubuh.
  • Tertawa dapat menurunkan tekanan darah tinggi, mencegah penyakit jantung.
Jadi marilah kita lebih membiasakan hidup yang sehat, murahlah senyum dan mudahkanlah diri kita untuk tertawa, semakin banyak kita tertawa, akan semakin berdampak baik untuk kesehatan kita. Asalkan jangan terlalu berlebihan sekali tertawanya, nanti malah dibilang orang yang gangguan. Dan usahakanlah untuk tidak mudah merasakan kejenuhan, kesepian, apalagi terlalu memaksakan diri untuk berfikir yang dapat membuat kita jadi stres. Apabila anda sering merasa jenuh, mulailah untuk mencari hiburan yang bermanfaat, dan tetap beraktivitas secara positif. 
Mungkin ini saja yang bisa saya kerjakan pada tugas kali ini, jika ada kesalahan baik dalam pengetikan dan maksud mohon di maklumi. Mulailah untuk tertawa!!!
Salah satu contoh teknik terapi tertawa:




Hayo siapa yang tidak tertawa melihat foto di bawah ini??? 



 

sumber: http://www.psikologizone.com/terapi-tertawa-hilangkan-stres-cegah-penyakit/06511134

Selasa, 08 November 2011

MENGANALISA KARAKTER SESEORANG DALAM DUNIA MAYA

Secara umum mungkin apabila kita melihat atau memandang foto seseorang yang tanpa mengenakan baju saja, kita akan berfikir "ihh,,,so unyu banget sih, kaya badannya paling bagus aja", padahal pernyataan tersebut belum pasti akan kebenarannya, terkadang rasa kesal ini akan membuat kita menilai segala sesuatu itu terlalu berlebihan atau bahasa trendnya lebay,,, Disamping ini terdapat foto profil dalam sebuah facebook seseorang yang bernama Dodi.


Dodi berfoto seperti itu mungkin yang ada di dalam fikiran kita sama seperti yang saya misalkan diatas,pertama seakan badan dia sudah yang paling bagus, menantang, dan tipe cowok yang memiliki keberanian dalam segala hal. Sesungguhnya Dodi ini ialah tipe lelaki yang masuk dalam kategori sangat pemalu dalam menghadapi orang-orang yang lebih tua dari dia, selain itu dia juga lelaki yang kurang dapat untuk bergaul dengan kaum hawa secara cepat. Dodi ini memiliki kepribadian yang lumayan pendiam, dan kaku dalam berbicara di depan umum, selain itu Dodi termasuk sifat yang sensitif dan mudah emosi akan hal yang menurutnya tidak sesuai akan kehendaknya.Selain itu juga terdapat satu lagi yang merasa bangga atau bahagia ingin menunjukan dirinya sudah berbeda yaitu Yoseph.
   Salah satunya foto disamping ini, kalau foto yang kali ini seimbang dengan tipe orangnya, karena dia memiliki sifat yang sering nyeleneh, aneh-aneh deh. Dan dia cukup rame banget orangnya, ada lagi yang terakhir yaitu cewek, dia gemuk, tembem, orangnya cerewet banget, dan kalau udah ngomong enggak akan bisa kita hentikan. Tapi jika lihat lagi cara dia berfoto, cara dia memberikan nuansa pada semua akun miliknya, sangat terlihat beda seperti sifat aslinya. 
 
 Jika anda lihat secara sekilas saja, dan menilainya dari segi foto, itu tidak dapat menghasilkan penilaian yang tepat, sebab dia sangat tidak seanggun itu, sependiam itu, selugu itu. Dia adalah cewek yang sangat cerewet, enggak bisa diam, dan gak feminin, nadanya saja saat berbicara sangat tinggi. Jadi penilaian dari segi karakter seseorang melalui foto yang terpajang dalam sebuah akun di dunia maya ini khususnya kadang tidak seperti gaya ataupun warna pakaian, hingga latar belakang yang terdapat pada akun miliknya. Kadang kita temui juga orang-orang yang berfoto di depan mobil mewah, rumah mewah, sedangkan pakaian yang dia kenakan sangat standar, itu hanyalah asesoris saja, agar orang tersebut dapat terlihat wah!!! Dan itu juga hanya sekedar kepuasan orang tersebut dalam menutupi apa yang ia tidak miliki, ataupun yang tidak sempat ia capai atau tunjukan saja. Pada intinya hal demikian sah-sah saja kok. 
Mungkin ini saja yang dapat saya persepsikan dalam tugas kali ini, jika ada kesalahan ataupun kekurangan, mohon maaf yang sebesar-besarnya.